Rangkaian Tweet Saya tentang #UN2016

Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional 2016 untuk jenjang pendidikan SMA / MA dan SMK 4 April 2016 sedang berlangsung, saya ingin memantau bagaimana informasi yang beredar di sosial media tentang pelaksanaan itu.

Media sosial yang saya jadikan rujukan  adalah Twitter. Saya melihat yang sedang trending pada pagi tanggal 4 April 2016 adalah tanda pagar (hashtag) #UN2016. Selain itu saya mencoba stalking tweet dengan tagar #UNBK dan #UNBK2016.

TwYulef

Saya mencoba stalking tagar #UN2016 dan akhirnya saya pun ikut meramaikan rangkaian #UN2016 ini. berikut rangkaian tweet saya tentang #UN2016 di hari pertama:

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan » Republik Indonesia kemdikbud.go.id/main/blog/2016…

Saya mengapresiasi tekad pemerintah menambah jumlah sekolah yang mengikuti UNBK #UN2016

Info grafik ini menampilkan pesatnya pertambahan itu, sampai 900% #UNBK pic.twitter.com/eSNS2cSQY6

Continue reading Rangkaian Tweet Saya tentang #UN2016

Sebuah Pengakuan : Pernah Berkelahi usai Ujian Nasional

Sahabat,

Pagi ini saya melihat gambar yang dibagikan oleh teman-teman di linimasa Facebook. Gambar tersebut dari laman web Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ilustrasinya sangat sesuai dengan keadaan saat ini yaitu tentang Ujian Nasional.
Gambar-gambar ini sebenarnya sudah pernah saya unduh, dan masih tersimpan di laptop. Hari ini, gambar tersebut saya jadikan inspirasi tulisan ini.

image

Continue reading Sebuah Pengakuan : Pernah Berkelahi usai Ujian Nasional

Kodi : Media Center Mantap…

Cara menonton fim-film box office pakai Android tanpa buffering, tanpa nyedot quota internet, tayangan jernih berkualitas.

image

Kodi adalah hub multimedia canggih dulu bernama XBMC.

1. Masuk ke Play Store, cari apps bernama kodi

image

2. Install kodi di Android
3. Jalankan Aplikasi kodi, tambahkan add-ons genesis. Ikuti step by step nya :

https://seo-michael.co.uk/how-to-manually-install-gotv-for-xbmc/

4. Setiap mengaktifkan kodi, pilih Video, Add-ons, Genesis

image

5. Selama menikmati …..

Teknologi membuatnya jadi murah…!!!

Yuk bikin home theater sendiri ….

Belajar dari Sepakbola Spanyol

Beberapa hari lalu saya membaca artikel yang mengabarkan terdegradasinya sebuah klub di Spanyol. Hukuman degradasi atau turun kasta pada kompetisi domestik terjadi karena klub dianggap melakukan pelanggaran serius yaitu menunggak pajak.

http://m.detik.com/sepakbola/read/2015/06/05/183741/2934799/75/tak-lunasi-tunggakan-pajak-elche-dihukum-degradasi

Liga yang mengaku pro seharusnya begini, klub-klub harus juga professional, taat pada hukum negara, federasinya bagus dan punya regulasi yang jelas tidak arogan berlindung dengan statuta FIFA agar pemerintah tidak intervensi (hukum pemerintah tdk bisa menyentuh federasi dan klub). Ternyata FIFA tidak menjatuhkan sanksi lho…

Lihatlah RFEF (federasi sepakbola spanyol)  tetap taat pada aturan pemerintah tempat kompetisi mereka adakan, kemudian lihatlah prestasi timnas spanyol dikancah eropa dan dunia, juara eropa beruntun diraih, juara dunia direngkuh 2010. Lihat pula prestasi klub-klub liga pro yang menguasai eropa, ada Barcelona yang baru saja merai gelar juara UCL musim ini (2014-2015) dengan manis, mengalahkan para juara-juara liga domestik sekelas Ajax, Apoel, PSG, Man City, FC Bayern dan Juventus.  Ada Real Madrid juara UCL musim lalu yang berlaga di partai puncak dengan rival se-kotanya Atletico Madrid. Kemudian ada Sevilla yang juara Liga Eropa dua musim berturut-turut.
Selain itu, para mantan pemain la liga yang hijrah ke kompetisi atau liga lain justru bersinar dan menjadi pemain kunci untuk klubnya. Bahkan menjadi andalan timnas negaranya masing-masing.

Begitu muncul masalah ketimpangan hak siar baru-baru ini bisa selesai dengan cepat tanpa harus mogok kompetisi. Pemerintah, Federasi, Klub dan Asosiasi Pemain duduk bersama selesaikan masalah. Kompetisi tetap berjalan, lihatlah potensi ekonominya.

Jadi, kalau ada di suatu negara dimana klub-klub tidak bayar pajak bertahun-tahun, tidak bayar dan selalu menunggak  gaji pemainnya sampai ada yang meninggal dunia. Klub belum memenuhi syarat untuk lisensi professional.
Hal ini malah dipertahankan oleh Federasi dan penyelenggara liga. Kita sebut apa ?

Kompetisi bergulir secara “ekslusif” bertahun-tahun tanpa bisa disentuh oleh aturan, regulasi pemerintah dan aneh juaranya belum menerima hadiah yang menjadi haknya berbulan-bulan setelah kompetisi selesai.  Kompetisi yang bertahun-tahun itu pula tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada kualitas timnas. Jangankan untuk piala dunia, ditingkat regional saja masih tertatih-tatih.
Ditingkat federasi sering terjadi kisruh, gontok-gontokan saling klaim berhak memimpin.  Sampai-sampai pernah dualisme dan membuat timnas tandingan. 🙂

Saat pemerintah mulai masuk melalui regulasinya untuk mengingatkan agar sebelum kompetisi berjalan, klub harus memenuhi syarat lisensi professional, taat pajak, harus melunasi gaji pemain, kompetisi yang menjunjung tinggi sportifitas (fair play), pemain dan pelatih asing harus melalui prosedur imigrasi yang benar. Ini semua agar kompetisi bisa berjalan dengan baik. Karena “Eksklusifitasnya” Federasi menganggap pemerintah tempat kompetisi mereka selenggarakan telah melakukan intervensi dan melanggar statuta FIFA. Statuta FIFA menjadi tameng. Kompetisi diberhentikan, klub dan pemain terlunta bahkan ada klub yang membubarkan diri. Rakyat malah menuding pemerintahnya yang salah.

#catatan yulefdian, 07/06/2015

eberap

Silat, Wayang, Jiwa dan Mahakarya Indonesia

Indonesia adalah negeri yang kaya akan nilai-nilai. Nilai-nilai itu tumbuh menjadi sesuatu yang hebat dan luhur melandasi keteguhan dan kegagahan Jiwa Indonesia.

Ada empat nilai luhur yang teramalkan dalam kehidupan yang membangun mahakarya Indonesia yaitu Kegigihan, gotong royong, kesabaran, rendah hati.

Tiga nara sumber yang menjadi panelis hari ini. Bang JJ Rizal sebagai Sejarawan, Kang Yayan Ruhian (Mad Dog) sebagai praktisi Pencak Silat Indonesia, aktor film laga. Mas Nanang Hape sebagai Dalang Wayang Urban.

Silat muncul berjaya mulai abad ke-7 di Indonesia. Pada kemunculannya filosofi silat adalah “Lubuk akal lautan budi”

Dalam silat ada nilai kerendahan hati yang menempati tempat yang istimewa.
Silat tidak hanya olah raga, tapi juga olah budi. Silat berperan dalam menumbuhkan karakter yang tangguh. Begitu Bang JJ Rizal memaparkan nilai luhur dari pencak silat.

Menurut Kang Yayan sebagai praktisi memaparkan bahwa dalam Pencak Silat ada unsur beladiri, olah raga dan seni. Nilai luhur, nilai bangsa, nilai pribadi adalah nilai yang tidak ditemukan pada beladiri lain selain silat. Untuk melengkapi keterangannya, beliau mengajak para hadirin menyaksikan demonstrasi gerakan silat sambil menjelaskan filosofi tiap gerakannya.

Mas Nanang sebagai dalang menjelaskan bahwa dalam wayang selain mengandung nilai pendidikan juga ada nilai luhur kerendahan hati dan kesabaran yang bisa kita tangka bila kita memperhatikan mulai dari proses membuat wayang yang penuh dengan nilai senirupa yang tinggi sampai pada pementasan dan pemilihan lakon wayang.

Menarik sekali dialog Mahakarya Indonesia kali ini yang diadakan di Kopicini Hotel Kartika Chandra. Ada banyak hal yang terungkap dan membuat kita bangga akan Indonesia setelah mendengarkan pemaparan narasumber.

Cara Sederhana Memahami Komputasi Awan

Teknologi komputasi yang sedang berkembang saat ini adalah Komputasi Awan (Cloud Computing). Teknologi ini memindahkan resources yang mendukung atau menjalankan perangkat lunak komputer dan infrastruktur kepada pihak lain atau lokasi lain yang terkelola dengan baik. Tiga jenis cloud computing saat ini :
– SaaS > Software as a Service
– PaaS > Platform as a Service
– IaaS > Infrastructure as a Sevice

Google Drive adalah salah satu contohnya, walau masih terbilang masih belum full, tapi cukup untuk sekedar memahami konsep dan prosesnya, saya menyebutnya dengan tool transisi yang disiapkan google secara gratis untuk user agar mendapatkan experience menjelang berlakunya era cloud yang sebenarnya.
Contoh lain yang hampir mirip dengan Google Drive adalah One Drive milik Microsoft. Pertama kali saya menggunakannya saat masih bernama SkyDrive.
Sama halnya dengan Google Drive, dengan One Drive kita bisa mencoba menggunakan aplikasi perkantoran yang tersedia seperti Word, excel, powerpoint.

Microsoft sendiri saat ini sudah meluncurkan layanan yang murni berbasis Cloud berupa Office 365 dan Windows Azure.

Dengan menggunakan layanan seperti Google Drive, kita sudah bisa memahami dan merasakan seperti apa teknologi Cloud Computing sesungguhnya dimasa depan.

Posted from WordPress for Windows Phone

Pengalaman Pertama Ikut Casting

Assalamualaikum Sahabat,

Bila dihitung sampai hari ini, 1 April 2015 berarti tepat satu bulan lalu saya secara mendadak mengikuti casting undangan dari salah satu forum yang saya ikuti, icity.indosat.com. Sebagai pengguna kartu Mentari, yaitu kartu seluler milik operator Indosat saya dinyatakan memenuhi salah satu syarat mengikuti casting tersebut.

Di balik papan ini saya sedang action 🙂

Alasan utama dan pertama saya menyambut undangan casting ini murni dari kekaguman saya terhadap tokoh utama yang diangkat dalam film ini yaitu Bapak Mohammad Hatta, sang proklamator. Bersyukur sekali ada yang mau membuat film tentang beliau.

Selain sangat mengagumi Bung Hatta, saya juga berasal dari Almamater yang menyandang nama besar beliau, seperti yang saya tampilkan pada setiap bio semua akun sosial media yang saya ikuti. Malam sebelum mengikuti casting, saya juga menyebarkan informasi kepada rekan-rekan alumni Universitas Bung Hatta, sambil berharap ada yang ikut.

Alasan lain selanjutnya bagi saya adalah rasa ingin tahu dan melihat langsung proses sejak awal bagaimana film ini diproduksi sejak dari pemilihan pemain yang terlibat. Tentu saja  sampai filmnya ditayangkan saya akan tetap memantaunya. Bahkan saya sudah punya ide untuk buat acara nonton bareng khusus bersama rekan-rekan Alumni Universitas Bung Hatta saat gala premier nanti. 🙂

Dari mengikuti casting ini, saya mendapat banyak informasi, salah satunya jadi mengetahui bahwa Dante Sinema  sebagai PH yang menyelenggarakan casting sekaligus yang akan memproduksi filmnya. Selanjutnya ada Bunda Christine Hakim bertindak sebagai orang yang langsung mensupervisi produksi filmnya. Saya rasa kita sangat mengenal siapa beliau. Hal inilah yang membuat saya yakin bahwa proses produksinya akan berjalan baik dan lancar sesuai harapan. Sementara itu sudah dipilih Edwin Manulang yang akan berperan sebagai tokoh utama Bung Hatta, begitu info yang saya tangkap. Informasi lebih lanjut bisa kita ikuti di official website  www.hattathemovie.com

Continue reading Pengalaman Pertama Ikut Casting