Posted in Blogger, MKOM, Tutorial

Konfigurasi Hotmail Windows Live di Microsoft Outlook 2010

Sahabat,

Hari ini saya mencoba mengaktifkan kembali email client Microsoft Outlook di Laptop Istri,  hmm cie ciee.., iya berhubung laptop kepunyaan sendiri tampaknya sudah tidak bisa  digunakan lagi alias er u es a ka .

Biasanya, saya memanfaatkan Thunderbird atau Ms. Outlook sebagai email client untuk push email dari akun googlemail (gmail) yang saya miliki, namun hari ini saya lebih memilih untuk menggunakan akun Windowslive (Outlook/Hotmail).

outlookku
Tampilan Akun Online

Cara setting, konfigurasi untuk penambahan atau membuat akun yang baru di Ms. Outlook dilakukan dengan langkah-langkah yang biasa pada konfigurasi POP/POP3/IMAP.

Akan tetapi, cara konfigurasi parameter khusus untuk akun Outlook/Hotmail/ Windowslive adalah sebagai berikut :

  • Login ke Akun Outlook/Hotmail/Live  online, dalam contoh ini saya menggunakan akun Windowslive.
  • Klik menu/icon pengaturan berbentuk “roda gigi” bagian kanan atas
  • Schroll Pengaturan ke bawah, kemudian pilih “Lihat pengaturan lengkap >
Pengaturan
Menu Pengaturan
  • Pilih “Email” pada menu bagian kiri
  • Pilih “Sinkronkan Email”  pada menu bagian tengah
Email Outlook
Jendela Pengaturan Lengkap
  • Schroll ke bawah untuk melakukan perubahan pada Opsi POP
  • Pilih “Ya” pada untuk mengizinkan penggunaan POP (di gmail ini disebut Forwarding and POP/IMAP.
  • Klik tombol “simpan”
  • Aktifkan Email Client “Microsoft Outlook”
  • Masukan konfigurasi akun seperti pada gambar berikut :
Konfigurasi Sukses
Konfigurasi akun saya yang berhasil……!
  • !Pengaturan POP/SMTPPOP

    Server name: outlook.office365.com
    Port: 995
    Encryption method: TLS

    SMTP

    Server name: smtp.office365.com
    Port: 587
    Encryption method: STARTTLS

    Sementara bagi yang ingin pengaturan IMAP 

    Server name: outlook.office365.com
    Port: 993
    Encryption method: TLS

     

  • Setelah semua pengaturan dilakukan, coba untuk melakukan “Test  Account Setting”. Next, Klik Finish dan selesailah konfigurasi.

sukses2

Selamat mencoba.

Mari rasakan manfaat efektifitas dan efisiensnya  pemakaian email client. Salam hangat.

ini hasilnya

 

 

Posted in Kuliah S2, MKOM, Review

Contoh Perhitungan Neural Network

Sahabat,

Seharusnya tulisan ini berisi contoh tulisan saya dalam rangka uji coba penulisan rumus/simbol matematika atau simbol Sciencetific di WordPress. Sayang sekali uji coba belum berhasil, hal ini dikarenakan saya masih menggunakan akun gratisan di WordPress.com, sehingga saya tidak bisa leluasa menambahkan plug-in LaTex atau MathJax yang diperlukan untuk menampilkan rumus/simbol matematika di blog ini. Saya berharap menemukan caranya setelah ini, tentunya selain harus migrasi ke Akun WordPress berbayar, hehehe….

Sebagai gantinya, saya kemudian mencoba membuat sebuah blog uji coba di Engine blogspot dan ternyata bisa, walaupun pakai akun gratis juga, Naahh lho…

Sederhana saja, hanya dengan memanfaatkan script MathJax, rumus/simbol matematika yang diinginkan dapat ditampilkan dengan baik dihalaman browser. Ini juga yang saya lakukan pada konfigurasi server LMS yang saya kelola.

Scriptnya seperti ini :

scriptnya
Script yang diletakkan antara tag

Namun, ada yang harus diingat bahwa penulisan simbol/rumus matematika ini ada aturan penulisannya, mengikuti aturan penulisan dari : 876612_high

aturan umumnya :  Rumus/Simbol harus diapit oleh tanda $ atau $$  atau //, spasi bisa menggunakan tanda / dan untuk simbol ditulis seperti /namasimblol  contoh :  /alpha

beberapa contoh aturannya seperti pada gambar ini :

aturan LaTex
Beberapa Contoh Aturan LATEX

Begini cara penulisan rumus dan simbol pada artikel setelah script di atas kita pasang :

Contoh Script MathJax
Contoh Penulisan

Dan, inilah penampakan tampilannya, bisa dilihat langsung ke sini :  Contoh Perhitungan Multi Layer NN

penampilan rumus hasil MathJax
Contoh Tampilan Simbol/Rumus

Catatan : tampilan akan bagus bila menggunakan browser yang support script MathJax/Latex.

Posted in Blogger, Data Mining, Kuliah S2, MKOM

Tool Analisa untuk Penambangan Data (Data Mining)

Penambangan Data (Data Mining) merupakan sebuah istilah untuk metode usaha mencari pengetahuan dalam suatu kumpulan data / dataset. Dalam data analitik sering disebut dengan Knowledge Discovery in Database (KDD). Walaupun dalam prakteknya Data Mining adalah bagian dari proses KDD itu sendiri. Dekade ini sudah banyak publikasi dan riset tentang Data Mining. Banyak pihak sudah merasakan manfaat positif penerapannya yang membantu pada pengambilan keputusan.

Proses Menemukan Pengetahuan dalam Database (KDD)

Alhamdulillah, Saya mendapatkan wawasan lebih tentang Data Mining sewaktu mengikuti perkuliahan  “Advance Database”  di Program Pascasarjana (S2)  Magister Ilmu Komputer, Universitas Putra Indonesia-YPTK Padang yang diampu oleh Prof. Dr. Sarjon Defit, S.Kom, Msc, saat ini beliau juga sedang menjabat sebagai Rektor. Association Rule, Algoritma Apriori, Rough Set, FP-Growth, Decision Tree, C4.5, Algoritma Genetika adalah sebagian materi bahasan pada Mata Kuliah ini.

Padahal istilah yang familiar yang saya ingat dari dulu adalah “analisa data“, analisa statistik.  Di Perusahaan manufaktur tempat saya bekerja, oleh rekan-rekan personel QA/QC pengolahan data statistik untuk menghitung probalitas “defect” pada suatu produk. Menarik sekali menyaksikan mereka menerapkan metode statistik Six-Sigma DMAIC yang terdiri dari lima langkah itu : Define –> Measure –> Analyze –> Improve –> Control.

Sekitar empat tahun lalu saya mengenal dan tertarik dengan BigData, satu tahun kemudian saya mengikuti sebuah meetup IDBigData di Fasilkom UI. Beda Big Data dengan Data Mining sejauh ini yang saya tangkap adalah pada besarnya jumlah data, proses dan algoritma yang digunakan. Wow, Ternyata perkembangan di Data Science cukup pesat.

Tool Software Analisa 

Untuk yang mempunyai hobi coding, mempelajari Data Mining dan Big Data  bisa lebih menikmati sensasi pengolahan data via baris-baris kode. Menguasai Phyton atau R, adalah keuntungan besar. Coba saja hehehe…

Continue reading “Tool Analisa untuk Penambangan Data (Data Mining)”

Posted in Blogger, Serba-serbi, Tutorial

Cara Mudah Edit Movie Subtitle

Sahabat,

Tak dipungkiri bahwa salah satu hobby yang menarik adalah menonton sebuah film. Hobby ini pun saya lakoni semenjak tahun 2008 lalu, belum terlalu lama sech…  tapi benar-benar saya anggap sebagai awal hobby ini melekat.

Melekatnya hobbi ini tidak terlepas dari keikutsertaan saya sebagai member di suatu komunitas pecinta film sehingga lambat laun saya sedikit banyak mengenal dunia sineas dan perfilman. Sejak itu saya mulai suka menonton film di bioskop, lebih suka berdiskusi tentang film dengan teman-teman, menggali dan membaca review film-film baru.

Sebuah tulisan akhirnya saya publish di web komunitas yang saya ikuti tersebut saya beri judul ketika itu “Bagaimana menjadi Kritikus Film“. Tulisan ini adalah buah dari diskusi, belajar dan dari beberapa buku bacaan yang sangat bagus tentang sinematografi.

Oke, saya sebenarnya sedang tidak membahas panjang lebar tentang topik-topik di atas, karena memang saya merasa sudah agak sedikit berjaraknya. Kali ini saya hanya akan berbagi sebuah tips yang bisa di coba untuk pembaca yang mungkin juga punya hobbi yang sama dengan saya. Menonton dengan disertai subtitle, hehe heehee…. maklum saya sering kesulitan menikmati film-film asing yang bagus tanpa subtitle.

Continue reading “Cara Mudah Edit Movie Subtitle”

Posted in Pustaka

4 Buku Sebaiknya dibaca oleh Youtuber

Berikut ini beberapa buku yang isinya sangat bagus dan menarik untuk para youtuber pemula maupun youtuber yang akan mengembangkan diri.

Youtube Vlogging The Complete Manual

 

Youtube Vlogging The Complete Manual

Penulis : Aaron Asadi (Publishing Director)

Penerbit : Imagine Publishing Ltd, Year: 2015

ISBN: 1785460579

Tebal : 132

Disajikan dalam bentuk Bookazine  atau berbentuk majalah berukuran sebesar buku

 

 

vlog like a boss

 

VLOG LIKE A BOSS

Penulis : Amy Schmittauer

 

 

 

 

 

 

 

 

 

make money with youtube

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

youtube for bussiness

 

Posted in Blogger, Serba-serbi

Tool Alternatif Membuat Form PDF

Yaah.. Kok Form Central ditarik dari peredaran sech…

Eh, Ada yang tahu apa itu Form Central ?  Nih saya kutip Jawaban dari Lori Kassuba atas pertanyaan yang sama :

Adobe FormsCentral is an online form solution that enables you to easily create, distribute, collect, and analyze HTML forms and surveys. Your forms are hosted by Adobe. With FormsCentral, you can create attractive, professional online forms — including questionnaires, contact forms, registration pages, mailing lists and much more — and then quickly analyze your data from anywhere in real time while maintaining data security. You can also share links via e-mail, Twitter or web pages and your recipients can access and complete forms or surveys from any device with a web browser and Internet connection – smartphones, tablets, laptops, or desktop devices.

By Lori Kassuba

 

Sebenarnya aplikasi pembuatan form PDF dari Adobe yang bernama FormCentral sudah memiliki kemampuan mumpuni membantu pengguna membuat form dengan mudah dan gampang, namun sejak kemunculannya sampai akhirnya ditarik oleh Adobe dari peredaran 28 Juli 2015 membuat banyak pengguna yang sebelumnya sudah nyaman dengannya mengungkapkan kekecewaan di forum-forum. Dan Adobe pun membuat FAQ khusus untuk mengiringi sekaligus memberikan klarifikasi atas penarikan itu.

Tampilan GUI Aplikasi FormCentral

Saya sendiri merasa sangat terbantu dengan adanya aplikasi yang bagus semacam Form Central. Pengalaman menggunakannya pertama kali membuat saya jatuh hati tapi tidak sampai klepek… klepek lho, hehehehe. Setelah membaca FAQ yang disampaikan oleh Adobe, disebutkan beberapa alternatif aplikasi sejenis yang dapat digunakan, oleh pengguna, pembacapun juga dapat mencoba sensasinya, berikut aplikasinya :

  1. JotForm
  2. FormSite
  3. Cognito Form
  4. FormStack
  5. Survey Monkey
  6. WuFoo

Masing-masing tentu saja mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Persamaan dari semua aplikasi tersebut adalah sama-sama menampilkan menu “Pricing” di website mereka. Artinya pengguna diberikan pilihan harga untuk dapat menggunakannya. Ada sech  paket free dengan kapasitas penyimpanan yang tidak terlalu besar bagi yang ingin mencoba layanan mereka yang umumnya sudah mengadobsi teknologi cloud.

Bagi sebagian pengguna, kemudahan migrasi dari Form Central ke aplikasi yang baru menjadi alasan utama memilihnya. Mungkin saja dilandasi dengan banyaknya form yang sudah terbuat dengan Form Central sehingga tidak begitu sulit dalam proses konversi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, saya bisa membuat tulisan tentang perbandingan aplikasi-aplikasi alternatif tersebut.